Ketika siDungu mulai sadar

Ketika siDungu mulai sadar

Ketika si Dungu mulai sadar

Tak banyak yang bisa dilakukan oleh sidungu ini, apa kamu bisa matematika? tidak, lalu apakah kamu suka sastra? tidak. Lalu, apa yang bisa dilakukan si Dungu ini?

Banyak orang memandangnya sebelah mata, tak dianggap. Sepeti buah rumput ilalang yang ada disemak-semak, tidak manis maupun pahit, tidak beracun tapi tidak juga menyehatkan. Hanya kehampaan, tapi bagaimana dia bisa menjalani hidupnya yang seperti ini?

enam belas tahun sudah ia berjalan dalam kegelapan. Tanpa ilmu sedikit pun, hanya potensi yang dibawanya sejak lahir. Apa itu? Ternyata juga tidak terlalu istimewa, hanya suatu hal yang sama-sama kita miliki, hal yang dianggap biasa. Keinginan, hanya itu yang ia punya

Tapi, ternyata itu semakin besar. Tak lama setelah ia menemukan seorang guru, larik apapun akan disambungkan, soal apapun diselesaikannya, buku setebal apapun dibacanya dengan tuntas

Sungguh tinggi ilmunya sekarang. Yang dulunya dipanggil si Dungu, sekarang menjadi seorang guru yang mempunyai ratusan murid.

Kita yang punya potensi yang sama, apa kita akan kalah? Lalu apa yang harus kita lakukan? Percayalah, tanpa ilmu kita buta. Jauh lebih buta dari pada sang cacat mata, lalu terangilah dengan ilmu mu

Cerita pendek dari : nanda fr